Akun Merchant
Merchant wajib memberikan informasi usaha yang benar, aktif, dan dapat diverifikasi. Pengelola platform dapat meminta dokumen tambahan, meninjau ulang merchant, menolak, membatasi, atau menonaktifkan akun jika ditemukan risiko kepatuhan, keamanan, atau penyalahgunaan.
Transaksi Pembayaran
Merchant bertanggung jawab atas kesesuaian data transaksi, nominal, deskripsi pembayaran, dan pemenuhan produk atau layanan kepada pelanggan. Status pembayaran dianggap valid setelah sistem menerima notifikasi resmi dari gateway aktif dan transaksi tercatat sebagai berhasil.
Aktivitas Terlarang
- Menggunakan JugPay untuk transaksi ilegal, penipuan, pencucian uang, atau aktivitas yang melanggar hukum.
- Mengirim data palsu, memanipulasi callback, atau mencoba mengakses data merchant lain.
- Menggunakan layanan untuk produk/jasa yang dilarang oleh hukum, gateway pembayaran, atau kebijakan pengelola platform.
Saldo, Kliring, dan Penarikan
Saldo tersedia, saldo dalam kliring, biaya penarikan, ambang minimal, dan status penarikan mengikuti pengaturan platform. Penarikan dapat ditinjau oleh admin sebelum diproses untuk memastikan kecocokan data dan keamanan transaksi.
Penggunaan API
Merchant wajib menjaga kerahasiaan API Key dan Private Key. Setiap request API harus menggunakan signature yang benar dan dapat dibatasi menggunakan whitelist IP. Kebocoran kredensial API menjadi tanggung jawab merchant kecuali terbukti berasal dari kegagalan sistem platform.
Perubahan Ketentuan
Pengelola platform dapat memperbarui syarat dan ketentuan untuk menyesuaikan fitur, keamanan, kebijakan gateway, dan kebutuhan operasional. Penggunaan layanan setelah perubahan berlaku dianggap sebagai persetujuan terhadap ketentuan terbaru.